Malam
sudah semakin larut. Tapi aku yakin kau masih terjaga. Mungkin kau sedang
memandangi layar laptop, menyelesaikan pekerjaanmu. Sesekali kau mengerutkan
kening, berpikir. Sesekali juga kau meregangkan otot leher yang mulai terasa
pegal dan kaku. Andai saja aku di sana, mungkin akan kubuatkan kau susu cokelat
hangat dan cookies lezat. Kemudian kutarik kursi dan duduk di sampingmu. Aku
akan menemanimu sampai selesai. Wajahmu terlihat begitu serius sambil bibirmu
bergumam tanpa suara. Aku tak mengerti kau bergumam tentang apa, tapi aku suka
melihat kau sedang serius seperti itu. Lalu setelah kau selesai dengan
pekerjaanmu dan menutup laptop, aku tentu akan memijat bahumu yang pegal-pegal
itu sebelum beranjak tidur. Sayang, malam ini aku hanya bisa berandai-andai.
Sudah
berbulan-bulan, dan perasaanku masih belum berubah. Hatiku masih terkunci
rapat-rapat, agar kau tak pergi dan tergantikan yang lain. Kau masih bersemayam
di dalamnya. Biar saja, aku suka. Bukannya memudar, justru semakin hari rasanya
aku semakin cinta meski berkali-kali kau berusaha untuk membuatku menyerah. Tak
pernah aku merasa seyakin ini dalam mencintai. Kau telah berhasil mematahkan
hatiku berkali-kali, tapi aku juga berhasil memperbaikinya kemudian mencintaimu
lagi. Patahkan saja terus. Semakin dibuat patah, justru hatiku semakin kuat
mencintaimu. Kan sudah kubilang bahwa kau adalah bagian terbaikku, jadi mana
mungkin aku meninggalkanmu begitu saja?
Adakah
yang lebih tangguh hatinya? Tetap mecintai meski berkali-kali disakiti. Tetap
menyayangi meski berkali-kali diabaikan. Tetap berusaha selalu ada meski
berkali-kali kau anggap ia tak ada. Tetap membanggakanmu meski berkali-kali
mereka mencaci. Tetap mendoakanmu meski berkali-kali kau melupakannya. Tetap memaafkan
meski berkali-kali kau buat ia menangis. Tetap merindukanmu meski berkali-kali
kau gores hatinya. Tetap mau menerimamu dalam setiap kondisi. Adakah yang lebih
tangguh?
Tak
peduli bagaimana kau bersikap hari ini. Tak mengapa. Aku yakin, suatu saat kau
juga akan mengerti bahwa ada perempuan yang begitu mencintaimu sepenuh hatinya.
Kau akan mengerti bahwa ada perempuan yang selalu menyayangimu, bagaimanapun
kondisimu. Sesakit apapun hatinya, tak pernah menyerah dalam mencintaimu. Kau
akan mengerti bahwa ada perempuan yang sangat bangga padamu ketika kau
berhasil, dan ada perempuan yang sangat ingin mengulurkan tangannya untuk membantumu
bangkit lagi ketika kau terjatuh. Kau akan mengerti bahwa ada perempuan yang
sangat ingin menyeka setiap peluhmu. Kau akan mengerti bahwa ada perempuan yang
selalu mendoakan kebaikanmu dalam setiap sujudnya. Kau akan mengerti bahwa ada
perempuan yang tak pernah bosan melangitkan namamu dalam setiap doanya. Kau
akan mengerti bahwa ada perempuan yang menjadikanmu rumah dan berharap ia juga
bisa menjadi rumah bagimu. Kau akan mengerti bahwa ada perempuan yang berharap
bisa mendampingimu tak hanya di dunia, bahkan di kehidupan setelah kematian.
Ciputat, 06-12-2018
Tidak ada komentar:
Posting Komentar